Amal Yaqin
Menguatkan Kompetensi Guru, Menjaga Kualitas Pembelajaran Al-Qur’an

Menguatkan Kompetensi Guru, Menjaga Kualitas Pembelajaran Al-Qur’an

Di balik setiap anak yang belajar membaca Al-Qur’an, ada guru yang terus berupaya membimbing dengan ilmu, kesabaran, dan keteladanan. Agar dapat menjalankan peran tersebut dengan baik, guru Al-Qur’an perlu terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan mengembangkan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Berangkat dari semangat tersebut, Amal Yaqin menyalurkan amanah donatur melalui Program Penghargaan Guru Al-Qur’an dalam bentuk subsidi untuk mendukung kegiatan Pelatihan Sertifikasi Guru Al-Qur’an (PSGA) yang diselenggarakan di Wafa Daerah Malang pada 4–5 September 2026. Kegiatan selama dua hari ini diikuti oleh sekitar 15–25 guru Al-Qur’an yang berkesempatan untuk memperkuat kompetensi dalam mengajarkan Al-Qur’an.

Dengan adanya pelatihan ini, para guru diharapkan tidak hanya semakin baik dalam membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu menyampaikan pembelajaran dengan cara yang lebih terarah, interaktif, dan menyenangkan.

Dukungan dari Program Penghargaan Guru Al-Qur’an menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap perjuangan para pendidik. Apresiasi kepada guru tidak hanya diwujudkan melalui penghargaan atas pengabdian mereka, tetapi juga melalui dukungan nyata agar mereka memiliki kesempatan untuk terus meningkatkan kompetensi.

Salah satu peserta pelatihan menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan belajar yang diperoleh.

“Alhamdulillah, melalui kegiatan PSGA ini kami mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman baru dalam pembelajaran Al-Qur’an. Pelatihan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memperbaiki kemampuan sekaligus belajar bagaimana menyampaikan materi dengan lebih baik kepada anak-anak. Semoga ilmu yang diperoleh dapat kami terapkan di lembaga masing-masing dan membawa manfaat bagi para santri.”

Melalui penyaluran ini, Amal Yaqin berharap semakin banyak guru Al-Qur’an yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan diri dan meningkatkan kualitas pengajarannya. Sebab, menjaga keberlangsungan pendidikan Al-Qur’an juga berarti memberikan perhatian kepada mereka yang setiap hari berjuang mengenalkan kalam Allah kepada generasi penerus.

Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menitipkan amanah melalui Program Penghargaan Guru Al-Qur’an. Dukungan yang diberikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menguatkan para guru, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan meluaskan kebermanfaatan dakwah Al-Qur’an.

Semoga setiap ilmu yang diamalkan, setiap ayat yang diajarkan, dan setiap santri yang tumbuh semakin dekat dengan Al-Qur’an menjadi bagian dari amal kebaikan yang terus mengalir bagi para donatur.

Dukungan untuk Guru Al-Qur’an di Jember dan Lumajang, Langkah Kecil Menguatkan Generasi Qur’ani

Dukungan untuk Guru Al-Qur’an di Jember dan Lumajang, Langkah Kecil Menguatkan Generasi Qur’ani

Menjadi guru Al-Qur’an bukan hanya tentang mengajarkan bacaan dan hafalan. Di balik setiap proses belajar, ada waktu, tenaga, kesabaran, dan komitmen untuk terus mendampingi para santri agar semakin dekat dengan Al-Qur’an. Oleh karena itu, memberikan apresiasi kepada guru Al-Qur’an juga dapat diwujudkan dengan mendukung mereka untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensinya.

Melalui Program Penghargaan Guru Al-Qur’an, Amal Yaqin kembali menyalurkan amanah donatur dalam bentuk dukungan untuk kegiatan Coaching dan Upgrading Guru Al-Qur’an yang dilaksanakan di sejumlah lembaga pendidikan di wilayah Jember dan Lumajang.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada 14 dan 15 Agustus 2026. Pada pelaksanaannya, kegiatan coaching & upgrading ini diikuti oleh guru-guru dari SDIT & PAUD IT Pertanian Wonorejo, SDIT & TK IT Nuris Klakah, SDIT Ar Rahmah Kunir Lumajang, serta Aisyiyah Tanggul.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi para guru Al-Qur’an untuk terus bertumbuh melalui proses belajar, evaluasi, dan pengembangan kemampuan mengajar. Dalam sistem pembelajaran Wafa, coaching & upgrading guru menjadi salah satu bagian penting untuk membantu pendidik meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran Al-Qur’an, sehingga guru tidak hanya mampu mengajarkan Al-Qur’an, tetapi juga dapat menghadirkan proses belajar yang lebih efektif, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Dukungan ini merupakan salah satu bentuk nyata bahwa apresiasi terhadap guru Al-Qur’an dapat hadir dalam berbagai bentuk. Jika penghargaan menjadi bentuk terima kasih atas dedikasi mereka, maka dukungan terhadap pengembangan kompetensi menjadi ikhtiar untuk menguatkan langkah mereka dalam mendidik.

Bagi para guru, kesempatan untuk mengikuti kegiatan ini bukan sekadar mendapatkan materi baru. Lebih dari itu, mereka mendapatkan ruang untuk berbagi pengalaman, mengevaluasi proses pembelajaran yang telah dilakukan, menemukan berbagai cara untuk menghadapi tantangan di kelas, serta membawa pulang ilmu yang dapat diterapkan bersama para santri di lembaga masing-masing.

Salah satu guru peserta menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan yang diberikan.

“Alhamdulillah, kegiatan coaching ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai guru Al-Qur’an. Kami mendapatkan banyak wawasan dan hal-hal baru yang bisa diterapkan dalam proses pembelajaran. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus belajar dan memberikan yang terbaik bagi anak-anak.”

Melalui amanah donatur dalam Program Penghargaan Guru Al-Qur’an, Amal Yaqin berharap dukungan ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Sebab ketika seorang guru mendapatkan kesempatan untuk terus belajar dan berkembang, ilmu tersebut tidak berhenti pada dirinya. Ia akan diteruskan kepada para santri dan menjadi bagian dari perjalanan mereka dalam mengenal, membaca, dan mencintai Al-Qur’an.

Terima kasih kepada para donatur yang telah mengambil bagian dalam mendukung para guru Al-Qur’an. Setiap donasi yang dititipkan menjadi bagian dari ikhtiar untuk menghargai perjuangan para pendidik sekaligus menguatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an.

Semoga setiap ilmu yang dipelajari, setiap ayat yang diajarkan, dan setiap santri yang tumbuh bersama Al-Qur’an menjadi kebaikan yang terus mengalir bagi para donatur.

Mari terus bersama-sama meluaskan kebermanfaatan dalam dakwah Al-Qur’an, dengan menguatkan mereka yang setiap harinya mengajarkan Al-Qur’an kepada generasi berikutnya.

Wujud Amanah Donatur: 10 Mushaf Al-Qur’an Resmi Disalurkan ke Daerah Malang

Wujud Amanah Donatur: 10 Mushaf Al-Qur’an Resmi Disalurkan ke Daerah Malang

Dukungan terhadap pendidikan Al-Qur’an di daerah terus bergulir. Pada Jumat, 14 Agustus 2026, sebanyak 10 unit Mushaf Al-Qur’an telah resmi disalurkan kepada pengurus dan para guru Al-Qur’an di lembaga Wafa Daerah Malang. Penyaluran ini merupakan bagian dari upaya pemenuhan sarana belajar yang memadai bagi para santri yang tengah mendalami dan menghafal Al-Qur’an.

Bantuan mushaf yang disalurkan ini hadir untuk memperbarui fasilitas mengaji para santri. Sebagian Al-Qur’an yang digunakan sebelumnya telah mengalami kerusakan dan aus akibat tingkat penggunaan yang tinggi dalam aktivitas hafalan harian. Kehadiran Al-Qur’an dengan cetakan yang lebih jelas dan rapi diharapkan dapat mendukung kenyamanan serta fokus para santri selama proses belajar.

Perwakilan pengurus Wafa Daerah Malang menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diterima ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas paket Al-Qur’an yang diberikan. InsyaAllah sangat membantu kegiatan mengaji dan hafalan santri kami di Wafa Daerah Malang. Semoga setiap ayat yang dibaca dan dihafalkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir bagi para donatur.”

Melalui penyaluran ini, diharapkan semangat para santri dalam menghafal Al-Qur’an semakin meningkat, sekaligus menjadi pendorong untuk terus menjangkau lembaga pendidikan Qur’an lainnya di berbagai daerah.

10 Mushaf Al-Qur’an Hadir untuk Menemani Semangat Belajar di Rumah Pintar Ibnu Sina

10 Mushaf Al-Qur’an Hadir untuk Menemani Semangat Belajar di Rumah Pintar Ibnu Sina

Semangat belajar Al-Qur’an dapat tumbuh ketika tersedia sarana yang mendukung. Melalui Program Mushaf Al-Qur’an, Amal Yaqin kembali menghadirkan manfaat dengan menyalurkan 10 mushaf Al-Qur’an kepada Rumah Pintar Ibnu Sina, Sidoarjo pada 02 Agustus 2026.

Penyaluran ini menjadi bagian dari ikhtiar Amal Yaqin untuk mendukung lembaga pendidikan dan pembelajaran Al-Qur’an agar para peserta didik memiliki mushaf yang dapat digunakan dalam kegiatan belajar mengaji, membaca, maupun menghafal Al-Qur’an.

Kehadiran 10 mushaf tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sarana pembelajaran di Rumah Pintar Ibnu Sina. Lebih dari sekadar buku bacaan, mushaf Al-Qur’an menjadi teman dalam proses belajar dan mendekatkan anak-anak dengan Al-Qur’an dalam keseharian mereka.

Salah satu penerima manfaat menyampaikan rasa syukurnya atas mushaf yang diterima:

“Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Amal Yaqin dan para donatur yang sudah memberikan mushaf Al-Qur’an untuk kami. Mushaf ini sangat bermanfaat untuk kegiatan belajar mengaji. Semoga Allah membalas kebaikan para donatur dan menjadikannya amal jariyah.”

Melalui penyaluran ini, Amal Yaqin berharap semakin banyak anak dan masyarakat yang dapat belajar Al-Qur’an dengan lebih nyaman. Semoga setiap ayat yang dibaca, setiap ilmu yang dipelajari, dan setiap kebaikan yang lahir dari mushaf tersebut menjadi pahala yang terus mengalir bagi para donatur.

Terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan amanah kebaikannya melalui Program Mushaf Al-Qur’an. Semoga setiap mushaf yang disalurkan menjadi jalan hadirnya keberkahan dan cahaya Al-Qur’an bagi penerima manfaat. Aamiin.

Semangat Mengaji Tak Pernah Padam: 10 Mushaf Al-Qur’an Hadir di Masjid Baiturrahman

Semangat Mengaji Tak Pernah Padam: 10 Mushaf Al-Qur’an Hadir di Masjid Baiturrahman

Sebuah masjid mungkin masih dalam proses pembangunan kembali, tetapi semangat untuk menghidupkan Al-Qur’an tidak pernah berhenti. Itulah yang terlihat di Masjid Baiturrahman, Dusun Nangka Rempek, Desa Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Melalui Program Mushaf Al-Qur’an, Amal Yaqin bersama Kelompok KKN FISIP Bakti Desa Indonesia Timur Universitas Brawijaya hadir membawa 10 mushaf Al-Qur’an untuk masyarakat setempat.

Masjid Baiturrahman merupakan salah satu masjid yang terdampak gempa Lombok. Hingga saat ini, bangunan utama masjid masih dalam proses pembangunan kembali. Untuk sementara, masyarakat menggunakan mushola yang berada di depan masjid sebagai tempat melaksanakan ibadah sehari-hari.

Di tengah kondisi tersebut, kebutuhan akan mushaf Al-Qur’an yang layak juga menjadi perhatian. Berdasarkan kondisi di lapangan, sebagian Al-Qur’an yang tersedia di lokasi sudah dalam keadaan kurang layak digunakan. Oleh karena itu, Masjid Baiturrahman menjadi salah satu lokasi yang diprioritaskan dalam penyaluran mushaf Al-Qur’an Wafa Indonesia.

Sebanyak 10 mushaf Al-Qur’an kemudian disalurkan agar dapat dimanfaatkan oleh jamaah, santri, dan masyarakat sekitar. Kehadiran mushaf baru ini diharapkan dapat mendukung aktivitas membaca dan mempelajari Al-Qur’an, sekaligus menjaga semangat masyarakat untuk terus menghidupkan kegiatan keagamaan meskipun masih berada dalam keterbatasan.

Bagi masyarakat setempat, hadirnya mushaf baru bukan sekadar bertambahnya jumlah Al-Qur’an di masjid. Mushaf tersebut menjadi sarana yang menemani aktivitas mengaji, menghafal, dan membaca Al-Qur’an sehari-hari.

Salah satu penerima manfaat menyampaikan rasa syukurnya:

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur mendapatkan mushaf Al-Qur’an ini. Sebelumnya beberapa mushaf yang ada sudah kurang layak digunakan. Dengan adanya mushaf baru ini, jamaah dan anak-anak bisa mengaji dengan lebih nyaman. Terima kasih kepada Amal Yaqin, para donatur, dan teman-teman KKN yang sudah membantu. Semoga semua kebaikannya dibalas oleh Allah dan menjadi amal jariyah.”

Penyaluran ini menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Di tengah proses pembangunan kembali Masjid Baiturrahman, hadirnya mushaf Al-Qur’an menjadi bagian kecil dari ikhtiar untuk menjaga agar aktivitas ibadah dan pembelajaran Al-Qur’an tetap berjalan.

Amal Yaqin mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan amanah melalui Program Mushaf Al-Qur’an, serta kepada Kelompok KKN FISIP Bakti Desa Indonesia Timur Universitas Brawijaya atas kolaborasi yang telah terjalin.

Semoga setiap mushaf yang disalurkan menjadi teman bagi mereka yang membacanya, menjadi sumber ilmu bagi yang mempelajarinya, dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir bagi para donatur dan seluruh pihak yang ikut menghadirkan kebaikan ini. Aamiin.

10 Mushaf Al-Qur’an Disalurkan ke Masjid Dasan Tutul, Lombok Utara

10 Mushaf Al-Qur’an Disalurkan ke Masjid Dasan Tutul, Lombok Utara

Al-Qur’an bukan sekadar kitab suci, tetapi juga menjadi cahaya, petunjuk, dan teman dalam menjalani kehidupan. Di berbagai pelosok daerah, masih terdapat masjid dan masyarakat yang membutuhkan mushaf Al-Qur’an yang layak untuk menunjang aktivitas mengaji dan ibadah sehari-hari. Sebagai bagian dari ikhtiar untuk terus menghadirkan kebermanfaatan melalui Al-Qur’an, Amal Yaqin kembali menyalurkan wakaf mushaf Al-Qur’an kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pada penyaluran kali ini, sebanyak 10 Mushaf Al-Qur’an telah disalurkan ke Masjid Dasan Tutul, Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Penyaluran ini terlaksana melalui kolaborasi antara Amal Yaqin dengan Kelompok KKN FISIP Bakti Desa Indonesia Timur Universitas Brawijaya. Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk sinergi dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung semangat berbagi dan menebarkan kebaikan melalui Al-Qur’an.

Bagi jamaah Masjid Dasan Tutul, kehadiran mushaf baru diharapkan dapat mendukung aktivitas membaca dan mempelajari Al-Qur’an. Mushaf-mushaf tersebut dapat digunakan oleh jamaah, anak-anak, maupun masyarakat sekitar untuk mengaji dan memperdalam interaksi mereka dengan Al-Qur’an. Sebab, setiap mushaf yang dibaca bukan hanya menjadi sarana ibadah bagi penerimanya, tetapi juga menjadi bagian dari amal kebaikan bagi mereka yang telah mewakafkannya.

Salah satu pengelola masjid menyampaikan rasa syukurnya,

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan mushaf Al-Qur’an yang diberikan kepada Masjid Dasan Tutul. Mushaf ini tentu sangat bermanfaat bagi jamaah dan masyarakat yang menggunakannya untuk mengaji. Semoga kebaikan dari para donatur dan semua pihak yang terlibat dibalas oleh Allah SWT dengan pahala yang berlipat.”

Penyaluran 10 Mushaf Al-Qur’an ini mungkin terlihat sederhana, tetapi di balik setiap mushaf terdapat harapan agar semakin banyak yang membacanya, semakin banyak yang melantunkan ayat-ayat-Nya, dan semakin banyak hati yang mendapatkan ketenangan melalui Al-Qur’an.

Terima kasih kepada seluruh donatur Amal Yaqin yang telah mengambil bagian dalam menghadirkan kebaikan ini. Terima kasih juga kepada Kelompok KKN FISIP Bakti Desa Indonesia Timur Universitas Brawijaya yang telah menjadi mitra dalam proses penyaluran hingga mushaf dapat sampai kepada penerima manfaat di Desa Bayan.

Penyaluran mushaf Al-Qur’an akan terus dilanjutkan agar lebih banyak masjid, santri, guru ngaji, dan masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya.

Mari terus bersama-sama menebarkan cahaya Al-Qur’an hingga ke berbagai pelosok negeri. Semoga setiap huruf yang dibaca dari mushaf yang diwakafkan menjadi pahala yang terus mengalir bagi para wakif.

Apresiasi untuk Guru Al-Qur’an, Amal Yaqin Salurkan Subsidi Kafalah bagi 8 Guru Al-Qur’an

Apresiasi untuk Guru Al-Qur’an, Amal Yaqin Salurkan Subsidi Kafalah bagi 8 Guru Al-Qur’an

Alhamdulillah, amanah kebaikan dari para donatur kembali disalurkan melalui Program Penghargaan Guru Al-Qur’an. Salah satu bentuk dukungan dalam program ini adalah subsidi kafalah Guru Al-Qur’an, yang diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para guru dalam mengajarkan dan membimbing para santri untuk mencintai Al-Qur’an.

Pada 22 Juli 2026, Amal Yaqin menyalurkan subsidi kafalah kepada 8 guru Al-Qur’an yang berada di sejumlah lembaga mitra Wafa di Blitar. Penyaluran ini menjadi salah satu ikhtiar untuk memberikan dukungan kepada para guru yang terus meluangkan waktu, tenaga, dan ilmunya dalam mendampingi para santri belajar Al-Qur’an.

Bagi para guru Al-Qur’an, kafalah yang diberikan bukan sekadar bantuan, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan penghargaan atas dedikasi mereka. Di tengah kesibukan dan tanggung jawab dalam mengajar, dukungan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi penyemangat untuk terus berkhidmat di jalan Al-Qur’an.

Salah satu guru Al-Qur’an penerima manfaat menyampaikan rasa syukurnya,

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas kafalah yang diberikan. Bagi kami, perhatian seperti ini sangat berarti dan menjadi penyemangat untuk terus mengajar dan mendampingi anak-anak belajar Al-Qur’an. Semoga Allah membalas kebaikan para donatur dan Amal Yaqin dengan keberkahan.”

Melalui Program Penghargaan Guru Al-Qur’an, Amal Yaqin berharap dapat terus memberikan dukungan kepada para guru yang menjadi bagian penting dalam mencetak generasi Qur’ani. Semoga setiap ilmu yang diajarkan, setiap ayat yang dibaca, dan setiap generasi yang dibimbing menjadi bagian dari amal jariyah yang terus mengalir.

Terima kasih kepada para donatur yang telah membersamai program ini. Semoga dukungan yang diberikan menjadi bentuk cinta kepada para guru Al-Qur’an dan menjadi amal kebaikan yang Allah lipatgandakan pahalanya. Aamiin

Kolaborasi Kebaikan Hadirkan 11 Mushaf Al-Qur’an untuk Masyarakat Lombok Utara

Kolaborasi Kebaikan Hadirkan 11 Mushaf Al-Qur’an untuk Masyarakat Lombok Utara

Alhamdulillah, kolaborasi dalam kebaikan kembali terjalin untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Pada 16 Juli 2026, Amal Yaqin bersama Kelompok KKN FISIP Bakti Desa Indonesia Timur Universitas Brawijaya menyalurkan 11 mushaf Al-Qur’an di Masjid Mujtahidin, Desa Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Penyaluran ini merupakan bentuk sinergi antara Amal Yaqin dan mahasiswa KKN Universitas Brawijaya yang tengah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Desa Bayan. Melalui kolaborasi ini, kedua pihak berupaya menghadirkan akses yang lebih baik terhadap Al-Qur’an sekaligus mendukung kegiatan ibadah dan pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan masjid.

Sebanyak 11 mushaf Al-Qur’an yang disalurkan akan dimanfaatkan oleh jamaah, anak-anak, serta masyarakat sekitar. Kehadiran mushaf baru ini diharapkan dapat menambah semangat masyarakat dalam membaca, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur’an. Penyaluran ini juga menjadi tahap awal, yang insya Allah akan dilanjutkan pada tahap berikutnya agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari program ini.

Salah satu pengurus Masjid Mujtahidin menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Amal Yaqin, Kelompok KKN Universitas Brawijaya, dan seluruh donatur yang telah menyalurkan mushaf Al-Qur’an kepada masjid kami. Mushaf ini sangat bermanfaat bagi masyarakat di sini, terutama bagi anak-anak yang belajar mengaji. Semoga menjadi amal jariyah bagi para donatur dan semua pihak yang telah berkontribusi.”

Melalui kolaborasi ini, Amal Yaqin berharap semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses terhadap Al-Qur’an yang layak, sehingga kegiatan belajar, mengajar, dan menghafal Al-Qur’an dapat terus berkembang. Sinergi antara lembaga, perguruan tinggi, dan masyarakat menjadi bukti bahwa kebaikan akan terasa lebih luas ketika dilakukan bersama.

Amal Yaqin mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan amanahnya melalui Program Mushaf Al-Qur’an. Terima kasih pula kepada Kelompok KKN FISIP Bakti Desa Indonesia Timur Universitas Brawijaya atas kolaborasi yang telah terjalin. Semoga setiap mushaf yang disalurkan menjadi cahaya ilmu, menghadirkan manfaat bagi masyarakat, dan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi seluruh pihak yang terlibat. Aamiin.

Amal Yaqin Hadirkan Apresiasi bagi Guru Al-Qur’an dalam Kegiatan PSGA di Sidoarjo

Amal Yaqin Hadirkan Apresiasi bagi Guru Al-Qur’an dalam Kegiatan PSGA di Sidoarjo

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung para pengajar Al-Qur’an, Amal Yaqin kembali menyalurkan program Penghargaan Guru Al-Qur’an pada kegiatan PSGA (Pelatihan Sertifikasi Guru Al-Qur’an) yang diselenggarakan oleh WQC Sidoarjo.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu–Ahad, tanggal 4–5 Juli 2026 ini diikuti oleh sekitar 40 guru Al-Qur’an dari berbagai lembaga di Sidoarjo. PSGA menjadi wadah bagi para guru untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat semangat dakwah Al-Qur’an, serta saling berbagi pengalaman dalam mengembangkan kualitas pembelajaran.

Sebagai bentuk dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut, Amal Yaqin menyalurkan bingkisan apresiasi kepada beberapa guru Al-Qur’an. Setiap bingkisan berisi Al-Qur’an Hafalan 5 Juz, kalender, pulpen, dan gantungan kunci sebagai simbol penghargaan atas dedikasi mereka dalam membimbing dan mengajarkan Al-Qur’an kepada masyarakat.

Melalui program ini, Amal Yaqin berharap para guru Al-Qur’an senantiasa mendapatkan motivasi dan semangat baru untuk terus berkhidmat dalam mencetak generasi yang mencintai Al-Qur’an. Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa bingkisan, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan penghormatan kepada para pendidik Qur’ani yang selama ini menjadi garda terdepan dalam syiar Al-Qur’an.

Panitia kegiatan PSGA turut menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Amal Yaqin.

“Alhamdulillah, biidznillah atas izin Allah, kesungguhan para panitia, dan juga dukungan dari para muhsinin, kegiatan PSGA berlangsung dengan lancar, khidmat, dan penuh kebahagiaan. Terima kasih kepada Amal Yaqin atas dukungannya dalam kegiatan dakwah Al-Qur’an yang dilaksanakan Wafa Daerah Sidoarjo. Semoga menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir hingga hari kiamat, serta semoga Amal Yaqin semakin tumbuh dan berkembang dalam memberikan manfaat bagi agama dan masyarakat. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.”

Amal Yaqin mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan amanah kebaikannya melalui program Penghargaan Guru Al-Qur’an. Semoga setiap dukungan yang diberikan menjadi penyemangat bagi para guru Al-Qur’an untuk terus mengajarkan kalam Allah dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya

Qurban untuk Guru Ngaji: Amanah Pequrban Hadirkan Kebahagiaan bagi Para Pengajar Al-Qur’an

Qurban untuk Guru Ngaji: Amanah Pequrban Hadirkan Kebahagiaan bagi Para Pengajar Al-Qur’an

Pada momen Idul Adha tahun ini, Amal Yaqin kembali menjadi jembatan kebaikan antara para pequrban dan para pengajar Al-Qur’an melalui program Qurban untuk Guru Ngaji. Program ini hadir sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi kepada para guru ngaji yang telah mengabdikan waktunya untuk mengajarkan Al-Qur’an kepada generasi penerus.

Alhamdulillah, sebanyak 3 hewan qurban telah diamanahkan kepada Amal Yaqin dan berhasil disalurkan ke tiga lokasi berbeda. Qurban pertama disalurkan di Ma’had Tahfidz Ibnu ‘Ali 2, Desa Watugolong, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Qurban kedua disalurkan di Masjid Sabilillah, Kelurahan Kejawan Putih Tambak, Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya. Adapun qurban ketiga disalurkan di Masjid Al-Athhar, Desa Weru, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.

Melalui program ini, daging qurban didistribusikan kepada para guru ngaji, santri, dan masyarakat sekitar. Kehadiran qurban tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan pada Hari Raya Idul Adha, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan bagi para guru Al-Qur’an yang selama ini istiqamah mendidik dan membimbing dengan ikhlas.

Suasana penuh syukur dan kebahagiaan tampak di setiap lokasi penyaluran. Para penerima manfaat menyambut dengan hangat amanah qurban yang disampaikan oleh para pequrban melalui Amal Yaqin. Bagi para guru ngaji, perhatian dan kepedulian ini menjadi penyemangat untuk terus berkhidmat dalam mengajarkan Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Melalui program Qurban untuk Guru Ngaji, Amal Yaqin berharap semakin banyak guru Al-Qur’an yang merasakan manfaatnya. Semoga setiap hewan qurban yang ditunaikan menjadi wujud ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.

Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pequrban yang telah mempercayakan amanah qurbannya melalui Amal Yaqin. Semoga Allah SWT menerima ibadah qurban yang ditunaikan, melimpahkan keberkahan kepada para pequrban, serta menjadikannya sebagai amal saleh yang terus mengalir pahalanya. Aamiin.