Amal Yaqin
Amal Yaqin Hadirkan Apresiasi Bermakna untuk Guru Qur’an di Hari Santri 2025

Amal Yaqin Hadirkan Apresiasi Bermakna untuk Guru Qur’an di Hari Santri 2025

Dalam semarak peringatan Hari Santri tahun ini, Amal Yaqin kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung para pengajar Al-Qur’an di Indonesia. Pada Ahad, 26 Oktober 2025 bertepatan dengan acara Hari Santri 2025: Wisuda Guru Al-Qur’an dan Simaan yang digelar oleh Wafa Indonesia, Amal Yaqin turut berperan dengan menghadirkan apresiasi bagi dua wisudawan terbaik dari seluruh peserta yang hadir.

Acara yang diikuti oleh berbagai guru Al-Qur’an dari berbagai daerah di Indonesia ini menjadi momen berharga untuk merayakan perjuangan para pendidik Qur’ani yang telah mengabdikan diri dalam mengajarkan kalam Allah dengan penuh keikhlasan.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka, dua wisudawan terbaik masing-masing menerima satu unit tablet. Perangkat tersebut diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran Al-Qur’an, baik dalam kegiatan mengajar maupun pengembangan kompetensi digital. Apresiasi ini merupakan hasil dari infaq dan sedekah para donatur yang menyalurkan kebaikannya melalui Amal Yaqin.

Salah satu penerima apresiasi, Ustadzah Ayu Alfizatunnikmah, mengungkapkan rasa syukurnya,
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan terharu atas hadiah ini. Insya Allah tablet ini akan saya gunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar Al-Qur’an di tempat saya mengajar. Terima kasih kepada Wafa Indonesia, Amal Yaqin, dan para donatur yang telah peduli kepada para guru Al-Qur’an.”

Tidak hanya itu, Amal Yaqin juga memberikan voucher pulsa senilai Rp100.000 kepada empat peserta yang beruntung sebagai bentuk apresiasi dan semangat kebersamaan dalam acara tersebut.

Melalui kegiatan ini, Amal Yaqin ingin terus menghadirkan manfaat nyata bagi para guru Al-Qur’an yang menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi Qur’ani. Semoga langkah kecil ini menjadi penyemangat bagi para pendidik Qur’an untuk terus berkhidmat dan berdakwah dengan penuh cinta.

#AmalYaqin #WafaIndonesia #MetodeOtakKanan #Pendidikan #HariSantri

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji’un, Musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Roboh Saat Salat Asar

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji’un, Musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Roboh Saat Salat Asar

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Sebuah musala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Desa Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, roboh ketika digunakan untuk salat Asar pada Senin sore (28/8/2025).

Peristiwa ini terjadi saat ratusan santri melaksanakan ibadah berjemaah. Salah seorang santri, Wakid, menuturkan musala ambruk pada rakaat kedua. Ia memperkirakan ada sekitar 100 santri yang mengikuti salat pada waktu itu.

Pengasuh Ponpes Al Khoziny, Nyai Murni, menyampaikan permohonan maaf karena belum bisa memberikan keterangan detail. Proses evakuasi masih terus berlangsung. “Penanganan dari tenaga kesehatan dan TNI sudah sangat baik. Kami mohon doa dari masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Munir, mengungkapkan musala tersebut sebenarnya masih dalam tahap pembangunan, namun sudah dipakai untuk kegiatan ibadah. Ia menuturkan, dari dalam bangunan sempat terdengar suara orang meminta tolong.

Munir menambahkan, beberapa santri kemungkinan mengalami luka-luka, meski jumlah pasti korban belum bisa dipastikan. Ia juga menyebut, sesaat sebelum bangunan roboh, warga mendengar suara gemuruh dan getaran yang menyerupai gempa.

Hingga saat ini, tim gabungan dari TNI, tenaga medis, dan relawan masih terus melakukan evakuasi di lokasi kejadian. Data jumlah korban masih dalam proses pendataan.